Photo by Luo Jin Hong on Unsplash
Pendahuluan
One Piece adalah salah satu waralaba anime dan manga paling populer di dunia, dengan dunia fiksi yang begitu luas hingga membuat banyak penggemar penasaran apakah ada tempat syuting One Piece di Jepang yang bisa dikunjungi secara nyata. Meskipun One Piece adalah karya animasi dan sebagian besar serial live action-nya justru digarap di luar Jepang, banyak elemen dalam cerita karya Eiichiro Oda ini terinspirasi langsung dari lokasi asli, budaya, dan lanskap yang ada di Jepang. Artikel ini akan mengajak Anda menelusuri jejak-jejak nyata yang menjadi cikal bakal dunia Grand Line, mulai dari kampung halaman sang mangaka hingga studio animasi tempat setiap episode dibuat.
Apakah One Piece Benar-Benar Difilmkan di Jepang?
Penting untuk diluruskan sejak awal: One Piece versi anime sepenuhnya merupakan animasi buatan tangan dan digital, sehingga tidak ada proses syuting fisik di lokasi manapun. Sementara itu, adaptasi live action One Piece yang tayang secara global sebagian besar direkam di studio dan lokasi luar Jepang, dengan set replika kapal Going Merry dan berbagai kota fiksi dibangun dari nol. Meski begitu, hal ini tidak mengurangi kuatnya koneksi antara dunia One Piece dengan Jepang asli. Eiichiro Oda dikenal sangat teliti dalam merancang latar cerita berdasarkan riset mendalam terhadap sejarah, geografi, dan budaya Jepang, sehingga banyak lokasi nyata yang bisa dianggap sebagai inspirasi asli dari berbagai pulau, kota, dan pemandangan dalam One Piece.
1. Kumamoto: Kampung Halaman Eiichiro Oda dan Patung Bajak Laut Topi Jerami
Eiichiro Oda lahir dan besar di Prefektur Kumamoto, tepatnya di wilayah Kyushu bagian selatan. Koneksi emosional antara sang mangaka dengan daerah ini begitu kuat sehingga Kumamoto kini menjadi salah satu destinasi wajib bagi penggemar One Piece yang berkunjung ke Jepang.
Sembilan Patung Anggota Bajak Laut Topi Jerami
Setelah gempa besar melanda Kumamoto, pemerintah daerah bekerja sama dengan Oda meluncurkan proyek monumen perunggu berukuran besar dari sembilan anggota Bajak Laut Topi Jerami yang tersebar di berbagai titik di seluruh prefektur sebagai simbol semangat kebangkitan dan harapan.
- Patung Monkey D. Luffy berdiri gagah di dekat area Kumamoto Castle, menjadi ikon utama yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
- Patung Roronoa Zoro, Nami, Sanji, dan Tony Tony Chopper tersebar di kota-kota kecil sekitar Kumamoto dengan latar pemandangan gunung dan pedesaan khas Jepang.
- Patung Nico Robin, Franky, Brook, dan Jinbe melengkapi rute wisata tematik yang bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun tur lokal.
Mengunjungi seluruh sembilan patung ini bisa menjadi petualangan tersendiri layaknya mengikuti peta harta karun ala Grand Line, sekaligus cara terbaik menikmati pedesaan Kumamoto yang asri dan jauh dari keramaian kota besar.
2. Wano Kuni: Bayangan Kyoto dan Nagasaki dalam Busur Terbesar One Piece
Busur Wano Kuni yang mengambil latar negeri bergaya samurai feodal banyak diyakini terinspirasi dari perpaduan estetika Kyoto dan sejarah isolasi Nagasaki.
Kyoto: Jiwa Jepang Feodal yang Abadi
Arsitektur kuil, gerbang torii merah menyala, hingga jalanan sempit berbatu di distrik Gion dan Higashiyama di Kyoto memiliki nuansa visual yang sangat mirip dengan gambaran Wano Kuni. Suasana klasik ini kerap disebut penggemar sebagai referensi visual utama untuk kastil-kastil dan desa samurai dalam cerita.
Nagasaki dan Dejima: Jejak Isolasi Negara
Konsep Wano Kuni yang menutup diri dari dunia luar selama ratusan tahun memiliki kemiripan kuat dengan sejarah Sakoku, kebijakan isolasi Jepang pada masa lampau di mana Nagasaki, khususnya pulau buatan Dejima, menjadi satu-satunya pintu perdagangan terbatas dengan dunia luar. Mengunjungi museum sejarah Dejima di Nagasaki memberikan konteks nyata mengapa tema keterasingan dan pembukaan negeri begitu kuat dalam narasi Wano Kuni.
3. Kepulauan Amami Oshima: Inspirasi Alam Tropis Grand Line
Amami Oshima, sebuah pulau tropis di Prefektur Kagoshima, sering disebut-sebut sebagai salah satu sumber inspirasi lanskap pulau-pulau eksotis di Grand Line. Perairan biru jernih, hutan lebat, serta budaya lokal yang unik pada pulau ini mencerminkan nuansa petualangan tropis yang identik dengan berbagai pulau yang disinggahi Bajak Laut Topi Jerami. Beberapa penggemar dan peneliti budaya pop Jepang juga meyakini bahwa keanekaragaman hayati laut di sekitar Amami turut memengaruhi desain dunia bawah laut dalam cerita, termasuk suasana magis Fishman Island.
4. Toei Animation Studio di Nerima, Tokyo: Tempat Lahirnya Anime One Piece
Bagi penggemar yang ingin merasakan koneksi langsung dengan proses produksi anime, distrik Nerima di Tokyo adalah destinasi penting. Kawasan ini dikenal sebagai pusat industri animasi Jepang, tempat Toei Animation, studio yang memproduksi anime One Piece sejak awal penayangannya, berkantor pusat. Meskipun studio produksi tidak selalu terbuka untuk kunjungan umum, area sekitar Nerima memiliki banyak toko merchandise, galeri seni, dan kafe bertema anime yang menjadi surga bagi pecinta budaya pop Jepang. Berjalan-jalan di sekitar Nerima memberikan gambaran nyata tentang ekosistem industri animasi yang menghidupkan petualangan Luffy dan kawan-kawan setiap minggunya.
5. Universal Studios Japan: Merasakan Dunia One Piece Secara Langsung
Bagi yang menginginkan pengalaman lebih interaktif, Universal Studios Japan di Osaka secara berkala menghadirkan wahana dan pertunjukan bertema One Piece, termasuk pertunjukan panggung spektakuler yang menampilkan efek air, api, dan proyeksi visual yang menghidupkan adegan-adegan ikonik dari anime. Meskipun ini bukan lokasi asli dalam cerita, pengalaman ini memberikan sensasi paling dekat dengan dunia One Piece yang bisa dirasakan secara fisik di Jepang, lengkap dengan area foto bertema kapal bajak laut dan merchandise eksklusif.
6. Tips Merencanakan Perjalanan Wisata Tema One Piece di Jepang
- Gabungkan kunjungan ke Kumamoto dengan destinasi populer Kyushu lainnya seperti Beppu atau Fukuoka untuk itinerary yang lebih efisien.
- Sewa kendaraan pribadi jika ingin mengunjungi seluruh sembilan patung Bajak Laut Topi Jerami di Kumamoto, karena beberapa lokasi cukup tersebar dan minim transportasi umum.
- Rencanakan kunjungan ke Kyoto pada pagi hari untuk menghindari keramaian di area kuil dan distrik bersejarah yang mengingatkan pada suasana Wano Kuni.
- Cek jadwal pertunjukan bertema One Piece di Universal Studios Japan sebelum berangkat karena wahana bersifat musiman dan dapat berubah sewaktu-waktu.
- Sempatkan mampir ke toko resmi anime dan manga di Tokyo seperti kawasan Akihabara atau Nakano Broadway untuk berburu merchandise koleksi One Piece.
Kesimpulan
Meskipun tidak ada tempat syuting One Piece di Jepang dalam arti harfiah karena sifatnya yang berupa animasi, jejak inspirasi nyata dari dunia Bajak Laut Topi Jerami tersebar luas di berbagai penjuru negeri sakura ini. Dari kampung halaman Eiichiro Oda di Kumamoto, keindahan feodal Kyoto dan Nagasaki yang membentuk Wano Kuni, hingga studio animasi di Tokyo yang menghidupkan setiap adegan, perjalanan menelusuri lokasi asli One Piece di Jepang menawarkan pengalaman budaya yang jauh lebih kaya daripada sekadar mengunjungi lokasi syuting biasa. Perjalanan ini adalah cara sempurna bagi penggemar untuk merasakan bagaimana kehidupan nyata di Jepang menjadi fondasi imajinasi tanpa batas dalam salah satu karya fiksi terbesar sepanjang masa.
