Libur Natal dan Tahun Baru selalu menjadi salah satu periode paling ramai di Jepang. Musim oshogatsu (Tahun Baru Jepang) membuat jutaan penduduk lokal melakukan perjalanan pulang kampung atau berlibur ke kuil-kuil terkenal, sementara wisatawan mancanegara ikut memadati kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Jika Anda berencana liburan ke Jepang pada akhir Desember 2026 hingga awal Januari 2027, artikel ini akan membantu Anda menemukan rute wisata Jepang yang sepi saat libur Natal dan Tahun Baru, lengkap dengan tips transportasi, akomodasi, visa, dan belanja tax-free terbaru tahun 2026.

Mengapa Musim Natal dan Tahun Baru di Jepang Selalu Padat?

Periode 28 Desember hingga 4 Januari dikenal sebagai Nenmatsu Nenshi, saat sebagian besar perusahaan Jepang libur panjang. Penduduk lokal melakukan kikyo rasshu atau arus mudik ke kampung halaman menggunakan shinkansen dan pesawat domestik, sehingga tiket transportasi cepat habis dan harga hotel di kota besar melonjak drastis. Ditambah lagi, momen pergantian tahun bertepatan dengan liburan sekolah musim dingin dan libur akhir tahun internasional, sehingga destinasi populer seperti Shibuya, Asakusa, Fushimi Inari, dan Dotonbori dipenuhi wisatawan yang ingin merayakan hitung mundur tahun baru maupun hatsumode (kunjungan pertama ke kuil di awal tahun).

Bagi wisatawan yang tidak menyukai kerumunan, situasi ini tentu kurang nyaman. Untungnya, Jepang memiliki banyak wilayah indah yang tetap relatif sepi meski berada di puncak musim liburan. Berikut rekomendasi rute wisata Jepang sepi saat libur Natal dan Tahun Baru 2026 yang bisa Anda jadikan referensi.

Rekomendasi Rute Wisata Sepi di Jepang untuk Libur Akhir Tahun 2026

1. Tohoku: Salju Tebal, Onsen Tenang, dan Pemandangan Dramatis

Wilayah Tohoku di utara Honshu seperti Aomori, Akita, dan Yamagata menawarkan pengalaman musim dingin autentik tanpa keramaian turis. Anda bisa mengunjungi Zao Onsen di Yamagata untuk melihat fenomena juhyo atau “monster salju”, berendam di onsen tradisional Nyuto Onsenkyo di Akita, atau menjelajahi Kota Hirosaki dengan kastilnya yang tertutup salju. Karena aksesnya membutuhkan waktu tempuh lebih lama dari Tokyo, wilayah ini cenderung dilewatkan wisatawan yang terburu-buru, sehingga cocok untuk liburan santai dan sepi.

2. San’in: Tottori dan Shimane yang Jarang Dijamah

Prefektur Tottori dan Shimane di pesisir Laut Jepang termasuk wilayah paling jarang dikunjungi turis asing meski memiliki daya tarik luar biasa, seperti Bukit Pasir Tottori (Tottori Sand Dunes) yang eksotis dan Kuil Izumo Taisha, salah satu kuil Shinto tertua dan tersuci di Jepang. Momen Tahun Baru justru menjadi waktu terbaik untuk melihat ritual lokal yang lebih otentik dibandingkan hatsumode masal di Tokyo.

3. Shikoku: Pulau Kecil dengan Rute Ziarah 88 Kuil

Shikoku sering terlupakan dibanding Honshu dan Kyushu, padahal pulau ini menyimpan rute ziarah legendaris Ohenro (88 Temple Pilgrimage), Lembah Iya yang dramatis, serta Kota Matsuyama dengan onsen Dogo yang konon menginspirasi film Spirited Away. Suasana damai khas pedesaan Jepang sangat terasa di sini, bahkan saat musim liburan puncak.

4. Pedesaan Kyushu: Yufuin, Amakusa, dan Sekitarnya

Berbeda dengan Fukuoka atau Beppu yang cukup ramai, kota kecil Yufuin di Prefektur Oita menawarkan onsen mewah dengan pemandangan Gunung Yufu yang menenangkan. Pulau-pulau kecil Amakusa di Kumamoto juga menjadi alternatif menarik untuk melihat lumba-lumba liar dan menikmati suasana laut yang tenang tanpa kerumunan wisatawan.

5. Hokuriku: Kanazawa, Toyama, dan Fukui

Wilayah Hokuriku mulai populer namun masih jauh lebih sepi dibanding Kyoto atau Osaka. Kanazawa dengan Kenrokuen Garden yang bersalju, Desa Shirakawa-go yang legendaris, hingga Toyama dengan Kurobe Gorge menawarkan pengalaman visual musim dingin yang memukau tanpa harus berdesakan dengan turis lain.

6. Kepulauan Terpencil Okinawa

Jika Anda ingin menghindari dingin sekaligus keramaian, pulau-pulau kecil di Okinawa seperti Ishigaki, Iriomote, dan Miyako bisa menjadi pilihan. Cuaca lebih hangat, pantai lebih sepi, dan suasana liburan akhir tahun terasa lebih santai dibanding hiruk-pikuk kota besar Jepang.

Tips Transportasi agar Perjalanan Tetap Lancar dan Hemat

Musim liburan akhir tahun membuat harga tiket shinkansen dan pesawat domestik melonjak, terutama untuk rute-rute utama. Berikut beberapa tips penting:

  • Gunakan JR Pass jika rutenya sesuai. Sejak kenaikan harga pada Oktober 2023, harga JR Pass nasional untuk kelas biasa (ordinary) per 2026 adalah sekitar 50.000 yen untuk 7 hari, 80.000 yen untuk 14 hari, dan 100.000 yen untuk 21 hari. Pastikan untuk menghitung dulu apakah rute sepi yang Anda pilih (misalnya Tohoku atau San’in) tetap menguntungkan menggunakan JR Pass, karena beberapa wilayah tersebut justru lebih murah dibeli tiket lokal atau regional pass seperti JR East Tohoku Area Pass.
  • Pesan tiket shinkansen jauh-jauh hari. Untuk perjalanan tanggal 28 Desember hingga 4 Januari, tiket reserved seat biasanya sudah penuh sebulan sebelumnya, jadi pesan sedini mungkin melalui aplikasi resmi JR atau agen perjalanan terpercaya.
  • Manfaatkan IC Card untuk fleksibilitas. Suica dan Pasmo kini semakin mudah digunakan wisatawan asing. Per 2026, versi mobile Suica dan Pasmo sudah dapat diakses melalui Apple Pay maupun Google Pay pada sebagian besar smartphone internasional, sehingga Anda tidak perlu antre membeli kartu fisik di stasiun yang ramai. Namun, tetap disarankan mengecek kompatibilitas perangkat Anda melalui situs resmi JR East sebelum keberangkatan, karena kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Sewa mobil untuk wilayah pedesaan. Rute seperti San’in, Shikoku, atau pedesaan Kyushu lebih nyaman dijelajahi dengan mobil sewaan, mengingat transportasi umum di sana lebih jarang terutama saat libur nasional.

Tips Akomodasi Saat Musim Liburan Padat

Meskipun Anda memilih rute sepi wisatawan, tetap perhatikan bahwa banyak penginapan di Jepang tutup sementara pada 31 Desember hingga 2 atau 3 Januari, terutama restoran dan ryokan kecil, karena staf juga merayakan liburan bersama keluarga. Beberapa tips penting:

  • Booking ryokan atau onsen minimal 2-3 bulan sebelumnya, terutama di wilayah populer seperti Zao Onsen, Nyuto Onsen, atau Kanazawa.
  • Konfirmasi apakah dapur atau restoran ryokan tetap buka selama libur tahun baru, karena beberapa hanya menyediakan sarapan.
  • Pertimbangkan menginap di kota kecil yang menawarkan paket makan malam spesial Omisoka (malam tahun baru) dengan menu tradisional seperti toshikoshi soba.

Info Visa dan Tax Free Terbaru 2026

Bagi wisatawan asal Indonesia, per 2026 pemegang paspor Indonesia masih memerlukan visa untuk memasuki Jepang, baik melalui pengajuan visa kunjungan wisata reguler maupun sistem e-Visa yang terus dikembangkan pemerintah Jepang. Sebaiknya ajukan visa minimal satu bulan sebelum keberangkatan melalui agen visa resmi atau kedutaan, dan selalu cek pembaruan terbaru di situs resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia karena kebijakan dapat berubah.

Untuk urusan belanja, sistem tax-free di Jepang tetap mengacu pada pajak konsumsi 10%. Wisatawan asing dapat menikmati pembebasan pajak untuk pembelian barang consumable maupun general di toko-toko berlogo Tax-Free dengan minimum belanja 5.000 yen per toko per hari, dengan syarat menunjukkan paspor asli saat transaksi. Sebagai catatan, per 2026 pemerintah Jepang tengah mempersiapkan transisi menuju sistem tax-free berbasis refund (pengembalian pajak di bandara) yang direncanakan berlaku penuh mulai akhir dekade ini, sehingga sebaiknya selalu cek kebijakan terbaru sebelum berbelanja dalam jumlah besar.

Tips Packing untuk Musim Dingin di Rute Sepi

  • Bawa jaket tebal berlapis (layering) karena suhu di Tohoku dan Hokuriku bisa mencapai minus derajat celcius pada malam hari.
  • Gunakan sepatu anti-slip karena banyak jalan tertutup salju atau es, terutama di area pedesaan yang jarang dibersihkan secepat kota besar.
  • Siapkan kantong penghangat (kairo) yang mudah dibeli di convenience store Jepang.
  • Jangan lupa membawa power bank karena suhu dingin ekstrem dapat mempercepat baterai gadget habis.

Kesimpulan

Liburan Natal dan Tahun Baru 2026 di Jepang tidak harus identik dengan kerumunan dan antrean panjang. Dengan memilih rute wisata Jepang yang sepi seperti Tohoku, San’in, Shikoku, pedesaan Kyushu, Hokuriku, atau kepulauan kecil Okinawa, Anda bisa menikmati keindahan budaya dan alam Jepang dengan lebih tenang dan personal. Jangan lupa mempersiapkan transportasi, akomodasi, visa, serta strategi belanja tax-free jauh-jauh hari agar liburan akhir tahun Anda di Jepang berjalan lancar, hemat, dan berkesan.

Photo by Cuvii on Unsplash