Info Praktis Dulu: Harga, Lokasi, dan Durasi
Kalau Anda cuma punya waktu baca satu bagian, baca ini. Kelas membuat wagashi (kue tradisional Jepang) di Kyoto umumnya berdurasi 60-90 menit, harga berkisar 3.300-5.000 yen per orang (belum termasuk pajak di beberapa tempat), dan hasil buatan sendiri (biasanya 2-3 potong nerikiri) boleh dibawa pulang dalam kotak kecil. Kelas diadakan dalam bahasa Jepang dengan instruktur yang biasanya bisa menjelaskan istilah dasar dalam bahasa Inggris, jadi jangan khawatir soal bahasa selama Anda sudah pesan tempat yang menyediakan sesi berbahasa Inggris. Tempat yang saya datangi sendiri ada di tiga area: Kamigyo-ku dekat Istana Kekaisaran, Gion di Higashiyama-ku, dan Nakagyo-ku dekat Istana Nijo.
Apa yang Sebenarnya Dipelajari dalam Kelas Wagashi
Jangan bayangkan kelas memasak seperti membuat kue di rumah dengan oven dan mixer. Wagashi, khususnya jenis nerikiri, dibentuk dengan tangan dan alat kayu kecil bernama sankakibo (semacam tusuk segitiga) serta kain sutra tipis yang disebut kinshi untuk membuat tekstur kelopak bunga. Bahan utamanya adalah shiroan (pasta kacang putih) yang sudah dicampur gyuhi (semacam mochi lembut) supaya teksturnya elastis dan mudah dibentuk, lalu diwarnai dengan pewarna alami dari bahan seperti kunyit atau bubuk teh hijau. Instruktur biasanya menunjukkan satu motif musiman dulu, misalnya bunga sakura di musim semi atau momiji (daun maple) di musim gugur, baru peserta mencoba sendiri dengan dua atau tiga warna adonan yang sudah disiapkan. Satu sesi biasanya menghasilkan 2 buah wagashi plus 1 contoh buatan instruktur yang boleh dibawa juga, jadi totalnya sekitar 3 potong untuk dibawa pulang dalam kotak karton kecil yang tahan 1-2 hari di suhu ruang.
Tiga Tempat Kelas yang Saya Coba Langsung
Tsuruya Yoshinobu di Horikawa Imadegawa
Ini toko wagashi lama yang tokonya sendiri sudah berdiri turun-temurun di Horikawa-dori, Kamigyo-ku, sekitar 5 menit jalan kaki dari Stasiun Imadegawa (Keihan… maksud saya jalur Karasuma, keluar lewat Exit 6). Kelasnya diadakan di ruang salon lantai dua bernama Soan, dengan sesi biasanya jam 11:00 dan 14:00, tutup hari Rabu. Harga sekitar 3.300 yen untuk membuat 2 nerikiri, sudah termasuk teh matcha hangat yang diminum sambil menikmati hasil buatan sendiri di tempat. Kalau naik bus kota dari Kyoto Station, naik bus 101 atau 102 turun di halte Horikawa Imadegawa, sekitar 20 menit perjalanan.
Umezono di Gion
Cabang Umezono di kawasan Gion-machi, Higashiyama-ku, dekat Kuil Yasaka, jaraknya sekitar 7 menit jalan kaki dari Stasiun Gion-Shijo jalur Keihan (keluar lewat Exit 6). Kelasnya bernama Wagashi Zukuri Taiken, harga sekitar 4.000-4.500 yen untuk 90 menit, sudah termasuk semangkuk matcha kental di akhir sesi. Motif yang diajarkan berganti sesuai musim, jadi kalau Anda datang bulan Juni biasanya diajarkan motif ajisai (hydrangea), sementara bulan November motif momiji. Karena lokasinya di tengah Gion, enak dikombinasikan dengan jalan-jalan sore di Hanamikoji-dori sebelum atau sesudah kelas.
Camellia dekat Istana Nijo
Studio ini sebenarnya lebih dikenal untuk pengalaman upacara teh, tapi mereka juga menawarkan paket gabungan upacara teh plus membuat wagashi, lokasinya cuma 3 menit jalan dari Stasiun Nijojo-mae jalur Tozai. Harga paket gabungan sekitar 5.000 yen, kelompok dibatasi maksimal 8 orang per sesi supaya instruktur bisa mengecek teknik lipat kain kinshi satu-satu. Saya pribadi suka format ini karena setelah membuat wagashi, Anda langsung menikmatinya dalam suasana upacara minum teh yang lebih formal, bukan cuma duduk di meja biasa.
Cara Memesan dan Hal yang Perlu Disiapkan
Hampir semua tempat di atas menerima reservasi online lewat situs resmi masing-masing atau lewat platform pemesanan aktivitas pihak ketiga, dan pembayaran biasanya dilakukan di tempat dengan uang tunai yen, jadi siapkan uang pas. Untuk musim ramai seperti akhir Maret-awal April (musim sakura) dan pertengahan November (musim momiji), pesan minimal 2-4 minggu sebelumnya karena slot sore sering habis duluan. Tidak perlu pengalaman memasak sama sekali, bahkan anak usia 6 tahun ke atas biasanya masih diperbolehkan ikut didampingi orang tua. Pakaian bebas, tapi karena tangan akan bersentuhan langsung dengan adonan, sebaiknya lepas gelang atau cincin besar dulu, dan kuku panjang sedikit menyulitkan proses membentuk kelopak halus.
Tips dari Pengalaman Pribadi
- Datang 10 menit lebih awal untuk duduk di dekat instruktur, karena penjelasan teknik melipat kinshi biasanya cuma didemonstrasikan sekali dan agak cepat.
- Kalau punya alergi kacang-kacangan, tetap beri tahu dari awal walau bahan utamanya kacang putih (shiroan) bukan kacang tanah, karena beberapa variasi motif pakai kacang merah azuki juga.
- Sesi pagi biasanya lebih nyaman di musim panas, karena adonan nerikiri cepat melunak kalau ruangan terlalu hangat, jadi tekstur jadi lebih sulit dibentuk di sesi siang pada bulan Juli-Agustus.
- Bawa kotak kecil tambahan atau tas jinjing kalau mau membawa hasil karya ke hotel yang jauh, karena kotak bawaan dari toko kadang kurang kokoh untuk perjalanan naik kereta lebih dari 30 menit.
Catatan Penting Sebelum Berangkat
Satu hal yang jarang disebut di brosur: sebagian besar studio melarang pengambilan video selama demonstrasi teknik membentuk kelopak, meski foto hasil akhir biasanya tetap diperbolehkan, jadi kalau tujuan Anda bikin konten untuk media sosial, tanyakan dulu kebijakan ini saat reservasi. Selain itu, karena wagashi buatan sendiri tidak memakai pengawet, sebaiknya dimakan dalam 24 jam dan disimpan di suhu ruang, bukan di kulkas, karena dingin justru membuat gyuhi mengeras dan kehilangan tekstur kenyalnya yang jadi ciri khas wagashi segar.
Photo by Igal Ness on Unsplash
