Pesona Sendai yang Tersembunyi dari Radar Wisatawan

Ketika berbicara tentang wisata Jepang, sebagian besar wisatawan langsung menyebut Tokyo, Osaka, atau Kyoto sebagai tujuan utama. Padahal, jauh di wilayah Tohoku, terdapat sebuah kota bernama Sendai yang menyimpan pesona luar biasa namun jarang dijamah wisatawan mancanegara. Dijuluki ‘Mori no Miyako’ atau Kota Hutan, Sendai menawarkan perpaduan sempurna antara alam yang asri, sejarah samurai yang kaya, onsen tersembunyi, dan kuliner khas yang menggugah selera. Bagi Anda yang mencari destinasi wisata Sendai Jepang jarang wisatawan, artikel ini akan mengupas tuntas tempat-tempat yang wajib masuk daftar perjalanan Anda.

Mengapa Sendai Sering Dilewatkan Wisatawan?

Sendai memang tidak sepopuler Tokyo atau Kyoto dalam hal jumlah kunjungan turis asing. Banyak wisatawan hanya singgah sebentar di Sendai sebagai gerbang menuju Matsushima, salah satu dari tiga pemandangan terindah di Jepang. Padahal, kota ini sendiri memiliki puluhan destinasi menarik yang tersembunyi di balik bayang-bayang popularitas kota-kota besar lainnya. Minimnya promosi internasional dan aksesibilitas informasi berbahasa asing membuat Sendai menjadi permata tersembunyi yang justru menawarkan pengalaman otentik tanpa keramaian.

Destinasi Wisata Sendai yang Jarang Dikunjungi Wisatawan

1. Akiu Onsen dan Air Terjun Akiu

Terletak sekitar 40 menit dari pusat kota, Akiu Onsen adalah salah satu sumber air panas tertua di Jepang yang telah digunakan sejak berabad-abad lalu. Suasananya jauh dari hiruk pikuk, dikelilingi hutan lebat dan sungai yang jernih. Tidak jauh dari sana, terdapat Akiu Great Falls, air terjun setinggi 55 meter yang dianggap sebagai salah satu dari tiga air terjun terindah di Jepang. Anda bisa menikmati pemandangan spektakuler ini tanpa harus berdesakan dengan wisatawan lain, terutama saat musim gugur ketika dedaunan berubah warna menjadi merah dan oranye.

2. Sakunami Onsen

Berbeda dari onsen populer seperti Hakone, Sakunami Onsen menawarkan ketenangan sejati. Berlokasi di lembah pegunungan dekat Sendai, tempat ini menjadi pilihan sempurna bagi mereka yang ingin merendam diri di air panas alami sambil menikmati suara gemericik sungai dan udara pegunungan yang segar. Beberapa penginapan tradisional atau ryokan di sini juga menyajikan hidangan kaiseki khas Tohoku yang lezat.

3. Zuihoden, Mausoleum Megah Date Masamune

Zuihoden adalah kompleks mausoleum yang dibangun untuk menghormati Date Masamune, samurai legendaris pendiri Sendai yang dikenal dengan julukan ‘Naga Bermata Satu’. Arsitekturnya yang megah dengan ukiran berwarna-warni serta lokasinya yang dikelilingi pohon cedar tua menciptakan suasana mistis dan tenang. Meski memiliki nilai sejarah tinggi, tempat ini jarang dipadati wisatawan asing dibandingkan situs sejarah serupa di kota-kota besar lainnya.

4. Rinnoji Temple dan Taman Jepangnya

Kuil Rinnoji menawarkan taman Jepang klasik yang indah di setiap musim, lengkap dengan kolam, jembatan kayu, dan pepohonan yang tertata rapi. Pada musim semi, bunga sakura bermekaran dengan anggun, sementara musim gugur menghadirkan warna keemasan yang memukau. Suasana damai di kuil ini menjadikannya tempat sempurna untuk bermeditasi sejenak dari kesibukan perjalanan.

5. Yagiyama Zoological Park

Bagi keluarga yang bepergian bersama anak-anak, Yagiyama Zoological Park menjadi destinasi menarik yang jarang masuk daftar wisata mainstream. Kebun binatang ini memiliki koleksi satwa yang cukup lengkap dengan area terbuka yang luas, cocok untuk piknik santai sambil menikmati pemandangan kota Sendai dari kejauhan.

6. Okama Crater di Gunung Zao

Meski berada di perbatasan Prefektur Miyagi dan Yamagata, Okama Crater dapat diakses dengan mudah dari Sendai. Kawah vulkanik ini terkenal dengan air danau berwarna hijau kebiruan yang berubah-ubah tergantung sudut cahaya matahari. Trekking ringan menuju titik pandang menawarkan panorama luar biasa yang jarang diketahui wisatawan internasional.

7. Danau Sanzu dan Pegunungan Okusendai

Wilayah Okusendai menyimpan keindahan alam pegunungan yang masih alami. Danau Sanzu dengan air jernihnya dikelilingi hutan lebat, menjadikannya lokasi sempurna untuk hiking ringan, memancing, atau sekadar menikmati ketenangan alam. Kawasan ini sangat cocok bagi pencinta wisata alam yang ingin menjauh dari keramaian kota.

8. Pasar Pagi Sendai Asaichi

Untuk merasakan kehidupan lokal yang autentik, kunjungi Sendai Asaichi, pasar pagi yang telah beroperasi sejak puluhan tahun lalu. Di sini Anda bisa menemukan hasil laut segar, sayuran lokal, dan jajanan tradisional yang jarang ditemukan di tempat wisata biasa. Berinteraksi dengan pedagang lokal memberikan pengalaman budaya yang lebih mendalam.

9. Jozenji Street dan Hutan Kota

Jozenji Street adalah jalan utama yang dipenuhi pohon zelkova rindang, menciptakan suasana kota yang asri dan teduh. Berjalan santai di sepanjang jalan ini, terutama saat festival cahaya musim dingin, memberikan pengalaman berbeda dibandingkan jalan-jalan komersial di kota besar lainnya.

10. Shiogama, Kota Pelabuhan dengan Kuil Kuno

Tidak jauh dari Sendai, Shiogama adalah kota pelabuhan kecil yang terkenal dengan Kuil Shiogama Jinja yang bersejarah serta pasar ikan segarnya. Kota ini juga menjadi titik keberangkatan kapal menuju Matsushima, namun jarang dijadikan tujuan utama meski memiliki daya tarik tersendiri berupa suasana pesisir yang tenang dan kuliner sushi segar berkualitas tinggi.

Tips Praktis Menjelajahi Sendai

  • Gunakan Shinkansen dari Tokyo menuju Stasiun Sendai, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 1,5 jam.
  • Manfaatkan bus wisata Loople Sendai untuk berkeliling destinasi utama dalam kota dengan tiket harian yang terjangkau.
  • Kunjungi destinasi pegunungan seperti Akiu dan Okusendai pada musim semi atau musim gugur untuk menikmati keindahan alam maksimal.
  • Siapkan pakaian hangat jika berencana mengunjungi onsen di musim dingin.
  • Belajar beberapa frasa dasar bahasa Jepang karena informasi wisata di Sendai belum sepenuhnya tersedia dalam bahasa Inggris.

Kuliner Khas yang Wajib Dicoba

Tidak lengkap rasanya menjelajahi Sendai tanpa mencicipi kuliner khasnya. Gyutan atau lidah sapi panggang adalah hidangan legendaris yang wajib dicoba, biasanya disajikan dengan nasi barley dan sup oxtail. Selain itu, zunda mochi, kue mochi dengan pasta kacang edamame manis, menjadi camilan khas yang hanya mudah ditemukan di wilayah Tohoku. Jangan lewatkan pula sake lokal yang diproduksi dari beras dan air pegunungan berkualitas tinggi khas Miyagi.

Itinerary Singkat untuk Menjelajahi Sendai

Bagi yang memiliki waktu terbatas, disarankan menghabiskan dua hingga tiga hari di Sendai. Hari pertama bisa diisi dengan eksplorasi kota seperti Zuihoden, Rinnoji Temple, dan Jozenji Street. Hari kedua dapat difokuskan pada wisata alam dan onsen di Akiu atau Sakunami. Jika waktu memungkinkan, hari ketiga bisa digunakan untuk mengunjungi Shiogama dan menikmati suasana pesisir sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Tohoku.

Kesimpulan

Sendai membuktikan bahwa keindahan Jepang tidak hanya terletak pada kota-kota besar yang sudah terkenal. Dengan kombinasi sejarah samurai, alam pegunungan yang memukau, onsen tersembunyi, dan kuliner khas yang autentik, Sendai layak menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda dan jauh dari keramaian. Jika Anda ingin merasakan sisi lain Jepang yang lebih tenang dan otentik, saatnya memasukkan Sendai ke dalam rencana perjalanan berikutnya.

Photo by Su San Lee on Unsplash